oleh

Tiktok Dilarang Amerika, Tapi Jadi Dibeli?

PEKANBARUTODAY.com – Raksasa teknologi Amerika Serikat Microsoft secara resmi menyatakan ketertarikan terhadap aplikasi pada Tiktok. ByteDance saat ini berusaha invasi menembus pasar aplikasi Amerika Serikat.

Namun muncul kendala, tepatnya Hari Senin (3/8) setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang mengutip risiko “membahayakan keamanan negara” karena ada indikasi aplikasi video pendek milik China tersebut menyadap data penggunanya.

Meski begitu, Trump memberikan kelonggaran dan izin untuk beroperasi apabila perusahaan pemilik Tiktok, ByteDance dalam waktu 45 hari untuk sepakat untuk di akuisisi sahamnya oleh perusahaan Amerika Serikat.

Saat ini ByteDance belum secara terbuka mengkonfirmasi pembicaraan penjualan. Tetapi dalam surat internal kepada staf pada hari Senin (3/8) yang dilihat oleh Reuters, pendiri dan CEO perusahaan Zhang Yiming mengatakan perusahaannya telah memulai pembicaraan dengan perusahaan teknologi dan juga mencari jalan terbaik untuk terus menawarkan aplikasi TikTok di AS.

“Jika penawaran dan kesepakatan ini terjadi, maka ada potensi besar dan ini ibarat angin segar bagi kedua negara di tengah hubungan Amerika Serikat-China yang selama ini memanas,” terangnya. (P3)