oleh

Mulai 6 September, Pusat Kuliner Bundaran Keris Ditutup Sementara

PEKANBARUTODAY.com – Pemko Pekanbaru telah memutuskan untuk menutup kawasan kuliner Bundaran Keris pada 6 September 2020. Para pedagang kuliner tersebut akan dipindahkan ke beberapa lokasi.

“Untuk pusat wisata kuliner yang berada di Bundaran Keris atau di Jalan Diponegoro Ujung diputuskan tanggal 6 September mendatang. Tadi kami baru selesai rapat dengan organisasi perangkat daerah terkait penutupan aktifitas di lokasi tersebut,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru Burhan Gurning.

Dikatakan Gurning, terkait dengan aksi penutupan atau larangan membuka dagangan di lokasi tersebut, pihaknya masih akan tetap menunggu keputusan dari seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag). Kedua OPD ini akan mencarikan solusi alternatif bagi para pedagang kuliner itu.

“Keputusan ada di dua OPD tersebut. Hal ini tentunya atas persetujuan Pemprov Riau,” tegasnya.

Dilanjutkan Gurning, jika nantinya kawasan pusat kuliner Bundaran Keris di tutup, maka para pedagang kuliner ini akan ditempatkan di Taman Labuai (kawasan Purna MTQ), Pasar Bawah, dan Pujasera di Jalan Arifin Achmad.

“Relokasi para pedagang kuliner dari Bundara Keris ke beberapa lokasi itu tentu atas persetujuan Gubernur Riau. Yang jelas ini sudah sesuai dengan rekomendasi,” katanya lagi.

Saat ini, para pedagang kuliner Bundaran Keris itu terpecah menjadi dua kubu. Makanya, Camat Sail diminta untuk merangkul semuanya.

Untuk diketahui, pusat kuliner di Bundaran Keris (ujung Jalan Diponegoro) menjadi tempat jajanan pinggir jalan terfavorit di Pekanbaru. Sayangnya, pusat kuliner ini disebut-sebut tak ada izin oleh pemerintah. (P2)