oleh

Militer Israel Bentrok Lagi di Perbatasan

PEKANBARUTODAY.com – Di tengah meningkatnya ketegangan Hizbullah dan Israel, tepatnya pada hari Senin (27/7) dilaporkan ada “insiden keamanan” di perbatasan Lebanon yang mengarah ke baku tembak.

Sejumlah Ledakan dan tembakan dilaporkan terjadi di daerah Perkebunan Shebaa di perbatasan Israel-Lebanon, setelah diduga terjadi bentrokan antara pasukan Hizbullah dan Militer Israel.

Militer Israel menutup jalan dan menyuruh penduduk setempat untuk tinggal di rumah mereka, yang telah menjadi lokasi ketegangan antara kedua pihak dalam beberapa hari terakhir.

“Kami berada di tengah-tengah peristiwa rumit,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan resminya.

Sebelumnya, Netanyahu memperingatkan dia tidak akan membiarkan Suriah atau Lebanon digunakan sebagai pangkalan serangan terhadap Israel.

“Israel mempertahankan kebijakan yang ditetapkan bertahun-tahun yang lalu, dengan tidak membiarkan Iran membangun dirinya di perbatasan. Lebanon dan Hizbullah yang bertanggung jawab atas segala serangan terhadap kami” imbuhnya.

Seorang jurnalis media pendukung kelompok militan Hizbullah Al-Manar mengklaim bahwa Israel telah memprovokasi dengan melakukan serangan di wilayah Lebanon pada hari Senin, dan ditunjukkan dengan gambar yang beredar di sosial media. Faktor pemicunya adalah aparat tentara Israel dituduh membunuh seorang pejuang Hizbullah di Suriah pekan lalu.

Seperti yangdiketahui, ppada tahun 2019, serangan Israel di Suriah menewaskan dua pejuang Hizbullah dan menyebabkan pemimpin gerakan itu, Hassan Nasrallah, mengancam pembalasan pada saat anggotanya terbunuh.

Selama ini Israel dan Hizbullah selalu berperang semenjak tahun 2006, dan memakan banyak korban, termasuk warga biasa. Semenjak itu, Hizbullah dan Israel berusaha menghindari konfrontasi secara langsung, Namun sekarang semenjak tahun 2020 ini keadaan kembali memanas di perbatasan 2 negara tersebut. (P3)